Twitter Bird Gadget

Jumat, 16 Agustus 2013

Independence Day of Indonesia

HAPPY INDONESIAN INDEPENDENCE DAY 68th
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 68
 

Sabtu, 23 Februari 2013

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Nama Universitas Brawijaya (disingkat UB) diresmikan sebagai Universitas Negeri pada tahun 1963. Saat ini UB merupakan salah satu universitas negeri yang terkemuka di Indonesia yang mempunyai jumlah mahasiswa lebih dari 30 ribu orang dari berbagai strata mulai program Diploma, Program Sarjana, Program Magister dan Program Doktor selain Program Spesialis tersebar dalam 10 Fakultas.
 
Kampus UB berada di kota Malang Jawa Timur, dengan lokasi yang mudah terjangkau oleh kendaraan umum. Kampusnya sangat asri karena banyaknya pepohonan dan ditunjang oleh hawa sejuk kota Malang. Sejarah membuktikan keberadaan Kota Malang sebagai kota pendidikan tempat UB tumbuh dan berkembang pesat. Ini tidak terjadi dengan sendirinya tapi seakan merupakan proses sejarah yang tidak terpisahkan dari kejayaan Jawa Timur di masa lampau.

Nama Universitas Brawijaya diberikan oleh Presiden Republik Indonesia melalui kawat nomor 258/K/61 tanggal 11 Juli 1961. Nama ini berasal dari gelar Raja-Raja Majapahit yang merupakan kerajaan besar di Indonesia pada abad 12 sampai 15. Universitas Brawijaya dinegerikan berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 196 tahun 1963 dan berlaku sejak 5 Januari 1963. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari lahir (Dies Natalis) Universitas Brawijaya. Perjalanan Universitas Brawijaya sebelum dinegerikan diawali pada tahun 1957 di Malang berdiri cabang Universitas Sawerigading Makassar yang hanya terdiri dari dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi. Kemudian pada tanggal 1 Juli 1960 diganti namanya menjadi Universitas Kotapraja Malang. Dibawah naungan Universitas tersebut beberapa bulan berikutnya terdapat tambahan dua fakultas yaitu Fakultas Administrasi Niaga (FAN) dan Fakultas Pertanian (FP). Universitas Kotapraja Malang inilah yang kemudian diganti namanya menjadi Universitas Brawijaya.

Pada saat dinegerikan, Universitas Brawijaya hanya mempunyai 5 fakultas yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ketatanegraan dan Ketataniagaan (FKK merupakan perluasan dari FAN dan saat ini namanya adalah Fakultas Ilmu Administrasi - FIA), Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (FKHP). FKHP kemudian dipecah menjadi dua fakultas pada tahun 1973, yaitu Fakultas Peternakan (FPt) yang berada di Universitas Brawijaya dan Fakultas Kedokteran Hewan yang berada dibawah naungan Universitas Airlangga. Fakultas Teknik (FT) berdiri tahun 1963 berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP nomor 167 tahun 1963 tertanggal 23 Oktober 1963.

Berdasarkan SK Presiden Nomor 59 tahun 1982 tanggal 7 September 1982 tentang struktur organisasi Universitas Brawijaya, Fakultas Perikanan (FPi) menjadi fakultas tersendiri karena sejak tahun 1977 digabung menjadi satu dengan Fakultas Peternakan dengan nama Fakultas Peternakan dan Perikanan. Sebagai catatan bahwa Fakultas Perikanan telah berdiri sejak tahun 1963 di Probolinggo yang merupakan Jurusan dari FKHP Universitas Brawijaya. Fakultas Kedokteran (FK) secara resmi berada di bawah Universitas Brawijaya sejak tahun 1974 setelah sejak berdirinya tahun 1963 dibawah Yayasan Perguruan Tinggi Jawa Timur. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), diresmikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0371/O/1993 tanggal 21 Oktober 1993.

Universitas Brawijaya menambah satu lagi fakultas yaitu Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) yang merupakan peningkatan satus dari Jurusan Teknologi Pertanian yang sebelumnya berada di Fakultas Pertanian. Lagu Hymne Brawijaya diciptakan oleh seorang mahasiswa FKHP Yanardhana pada tahun 1963, sedangkan Mars Universitas Brawijaya diciptakan oleh Lilik Sugiarto tahun 1996. Kedua lagu ini masih digunakan sampai sekarang.

Rabu, 26 Desember 2012

Business Strategy

PT Smartfren Telecom, Tbk.


Telekomunikasi telepon selular telah berkembang pesat di Indonesia selama 15 tahun terakhir ditandai dengan jumlah pelanggan yang meningkat. Jumlah pelanggan telah meningkat dari tahun ke tahun. Indonesia adalah yang terbesar keempat di jumlah pelanggan telepon seluler di Asia setelah Korea Selatan, Cina dan Jepang.Saat ini, Indonesia memiliki 7 operator telepon seluler menggunakan teknologi GSM (Global System for Mobile) dan 4 operator dengan teknologi CDMA (Code Division Multiple Access). Berdasarkan data di Pot dan Telekomunikasi Direktorat Jenderal, pada periode 2006-2010, jumlah pengguna telepon seluler di Indonesia tumbuh 31% per tahun.
Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, beberapa operator mencari merger, seperti PT Smart Telecom dengan mengakuisisi PT Mobile 8.PT. Mobile-8 didirikan pada tahun 2002 oleh Grup Bimantara. Pada tahun 2005, kemudian diambil alih oleh Bhakti Investama Group Harry Tanusoedibyo. Pada bulan Maret 2007, Mobile-8 mergerdan tiga anak perusahaannya - PT KOMUNIKASI Selular Indonesia (Komselindo), PT Metro Selular Nusantara (Metrosel) dan PT Telekomindo Selular Raya (Telesera) menjadi satu dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi.
Ketiga anak perusahaan adalah operator AMPS berbasis layanan telekomunikasi seluler di daerah yang berbeda, termasuk Nanggroe Aceh Darussalam, Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan daerah lain di Indonesia Timur. Setelah mendapatkan tiga operator, Mobile-8 secara bertahap mengubah teknologi jaringan selular mereka dari AMPS ke CDMA digital, untuk memungkinkan mereka untuk memperluas cakupan untuk mencakup semua wilayah Indonesia.
PT Smartfren Telecom, Tbk. adalah operator penyedia jasa telekomunikasi berbasiste knologi CDMA yang memiliki lisensi selular dan mobilitas terbatas (fixed wireless access), serta memiliki cakupan jaringan CDMA EV-DO (jaringan mobile broadband yang setaradengan 3G) yang terluas di Indonesia. Smartfren juga merupakan operator telekomunikasi pertama di dunia yang menyediakan layanan CDMA EV-DO Rev. B (setara dengan 3,5G dengan kecepatan unduh s.d. 14,7 Mbps) dan operator CDMA pertama yang menyediakan layanan Blackberry.
Jasa dan layanan Smartfren memiliki nilai-nilai (values) yaitu sebagai mitra yang terbaik bagi pelanggan dengan menawarkan solusi yang cerdas dalam layanan-layanan telekomunikasi untuk meningkatkan pengalaman hidup pelanggan dalam berkomunikasi. Sebagai operator CDMA yang menyediakan jaringan internet kecepatan tinggi bergerak (mobile broadband) yang terluas di Indonesia, Smartfren berkomitmen untuk menjadi penyedia layanan telekomunikasi yang terjangkau bagi masyarakat dengan kualitas terbaik
Saat ini semua operator seluler lebih mengandalkan layanan data dan pelanggan sebagai sumber pendapatan utama.PT Smart Telecom mengoperasikan teknologi komunikasi generasi ke-4, Long Term Evolution (LTE), teknologi ini diberikan terutama untuk pelanggan korporat yang membutuhkan akses internet kecepatan tinggi. Jaringan LTE membantu pelanggan data yang ingin menggunakan kecepatan yang lebih tinggi daripada EVDO Rev B 9,3 mbps yang dikembangkan sebelumnya. Berbeda dengan teknologi Wimax, yang akan memerlukan pembangunan infrastruktur baru, teknologi LTE bisa memanfaatkan komponen jaringan yang ada.
Kesimpulannya, PT Smartfren Telecom, Tbk memiliki kekuatan dalam pengembangan produk, hal ini juga diimbangi dengan kuatnya dalam pemasaran. Dalam strategi pemasaran, smartfren memberikan layanan yang optimal kepada pelanggannya. Hal ini dapat dilihat dari produk smartfren (misal : modem smartfren). Kualitas terbaik diberikan pada produk ini. Dengan harga yang terjangkau, smartfren memberikan Quota lebih besar daripada operator telekomunikasi yang lain. Dalam koneksi internet, smartfren tidak kalah dengan operator yang lain. Dengan strategi ini diharapkan smartfren dapat menarik lebih banyak pelanggan, selain itu smartfren tidak akan mudah tergeser dengan produk yang ditawarkan oleh operator yang lain maupun dengan produk pengganti yang ada di pasaran, karena smartfren telah memiliki pelanggan tetap.